Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Agustus 2013

Dentang Debu

Berlarilah

Pasakkan tulangmu pada tanah,
pada siti molek berbalut gaun hijau

Dentangkan debu selantang gendhing jawi
ro lu ro lu mo lu ro ji 

Nyanyikan nafasmu semerdu derap matahari

Dadamu terbakar semangat Ilahi

Lepas bebaskan panas

Lari! Lari! Lari!

Jangan berhenti jika finish belum kau jamahi

Kibas lepas

Latih letihmu

Nyeri tak boleh jadi garis finish

Kalau yang kiri sakit,
Pinjam punya Brahmantyo

Putih yang tak kenal patah.

Kalau yang kanan yang sakit,
Pinjam punya Liem Dhany

Merah yang pantang pasrah.

Lari! Lari! Lari!

Kalau finish belum menjemput, jangan berhenti!

Teriakkan kakimu

Sembilan belas bersamamu

Rabu, 05 Juni 2013

5cm Di Depan Mata


"Mimpi-mimpi kamu,
cita-cita kamu,
keyakinan kamu,
apa yang kamu mau kejar, 
biarkan ia menggantung, 
mengambang 5 centimeter di depan kening kamu. 
Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu.
Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari,
kamu lihat setiap hari,
dan percaya bahwa KAMU BISA.
 
Apa pun hambatannya, 
bilang sama diri kamu sendiri, 
kalo kamu percaya sama keinginan itu 
dan kamu nggak bisa menyerah. 
Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh,
bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat,
apapun itu, 
segala keinginan, mimpi, cita-cita, keyakinan diri..

Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter mengambang di depan kening kamu. 
 
Dan… sehabis itu yang kamu perlu cuma
kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya,
tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya,
mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya,
leher yang akan lebih sering melihat ke atas,
lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja,
dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya,
serta mulut yang akan selalu berdoa.."

[5cm]
Donny Dhirgantoro

Rabu, 22 Agustus 2012

Tentang Menulis

Huamm ..

Hai hai hai.. FIY *for your information : AKU SUNTUK -_- Dan hal yang aku lakuin di tengah kesuntukanku adalah menulis ..
Sebenernya ngga ngerti juga mau nulis tentang apa.. (maklum yah, lagi suntuk) Jadi bagaimana kalau aku mulai dengan satu kata yang sedang kupikirkan : MENULIS :)


Untuk seorang bocah cilik, hal pertama yang perlu dipelajari dalam menulis adalah .. memegang pensil :D
Selanjutnya adalah mengarahkan goresan tangannya sambil menghafalkan bentuk huruf, yang menurut sang bocah, merupakan sebuah gambar.. ckck #curcol


Waktu aku kecil, menulis ' G - R - A - C -E ' adalah hal yang sangat sulit untukku. Sebagai seorang Grace kecil, aku ngga terima kalau namaku tuh tulisannya ribet dan ngga sesuai dengan pengucapannya..
Menurutku, harusnya tulisannya tuh ngga mengandung huruf ' C ' tapi mengandung huruf ' S ' !! Hahaha :p
Oo iya, awalnya bahkan aku ngga bisa mengucapkan namaku sendiri dengan benar : D
Lalu, ngga lama setelah aku mengerti dan mulai bisa menyebutkan namaku sendiri, aku mulai ngga terima kalau orang lain salah mengeja namaku.. haha

Okay, mari kembali lagi berbicara tentang menulis .. :D

Seiring berkembangnya pribadi seseorang, setiap individu akan menghayati arti menulis sesuai pandangan mereka masing-masing.. Menulis bisa jadi merupakan suatu lukisan perasaan, buah karya keisengan, hingga menjadi sebuah modal untuk mencari penghidupan. Seperti teman saya Clara Pranandita, dia bercita-cita ingin menjadi seorang penulis :)

Menulis dalam keadaan perasaan yang baik akan menjadi sangat menyenangkan, berbeda halnya dengan ketika seseorang melakukannya karena suatu keterpaksaan atau sejenisnya.

Saat kita menulis, sadar atau tidak, kadang kala perasaan kita (saat menulis) juga tertuang dalam setiap kata yang kita pilih.. Jadi ngga heran kalau sebagian penulis yang sukses adalah mereka yang menulis dengan menggunakan perasaan.
Hal semacam ini ngga cuma berlaku buat mereka yang suka nulis lho, tapi juga masyarakat pada umumnya..
Misalnya nih.. waktu kamu nulis sms.. hehe Aku saranin kamu mulai berhati-hati dalam memilih kata-kata yang kamu pakai waktu lagi sms-an :)

Buat aku sendiri, menulis adalah suatu ekspresi.. Salah satu bentuk kamu mengungkapkan sesuatu..
Aku ngga tau gimana yh, tapi lama kelamaan aku rasa ... aku suka nulis :)
Dulunya aku sok-sok ikutan nulis diary gitu.. rasanya geli sendiri kalau baca tulisan yang udah dari zaman kapan gitu.. hehe
Kata guru bahasa Indonesia ku dulu (waktu SMP) : dengan nulis kejadian yang kamu alami di buku harian (diary), kamu akan terbantu untuk mengingat hal-hal kecil yang pernah kamu alami.. Kamu jadi tau bagiamana kamu harus memperbaiki diri tanpa mengubah image kamu.. Trus buku diary itu juga sekaligus bisa menyimpan kenangan-kenangan pahit-manis yang pernah kamu alami..
Tapi aku juga jadi mencari sisi negatif nya.. Dan hal yang paling aku takutkan adalah ketika hal-hal yang menurut kamu "bersifat pribadi" itu dibaca atau terbaca oleh orang lain.. Huaaaa ngga mau banget deh -.-
Terus entah bagaimana, aku berhenti menulis diary.. :p

Selama beberapa waktu, aku sempat berhenti menulis.. Terus aku mulai ngga tahan, karena ngga bisa mengekspresikan perasaanku.. Jadi yang aku lakukan adalah : menulis puisi.. ckck
Aku bukannya mau sok puitis #sumpah.. Aku tuh cuma pengen membahasakan diri, tanpa orang lain bisa ngerti maksudnya :p ahaha Hebatnya, aku ingat peristiwa apa yang menginspirasi aku untuk menulis setiap rangkaian kata itu.. dan sebagian besar orang yang liat itu rada males baca karena ngga ngerti... Yeeeyyy :D
hehe..

Intinya, aku senang kalau tulisan ku itu ngga langsung menceritakan apa yang sebenarnya terjadi, tapi cuma 'tersirat' aja :)

Hal selanjutnya yang aku dapat adalah tentang blogging :)

Buat aku ini benar-benar sarana yang tepat untuk berekspresi.. haha Gimana engga, aku bisa nulis sampai panjang lebar gitu.. hehe

Menurut majalah Gadis, kita bisa menulis apa aja yang kita mau.. Semakin banyak kita menulis, akhirnya kita akan menemukan jenis tulisan yang mencerminkan diri kita :)

Jadi, waktu aku bikin blog ini.. aku memutuskan untuk menulis apa aja yang sedang aku pikirkan..


Simple nya, selama aku masih bisa berpikir, 
aku ngga akan berhenti menulis :)

Kata temanku Hilaria Norma Wigati, ngga pernah ada yang salah dengan sebuah tulisan..  
Jadi, soal menulis itu .. aku rasa setiap orang berhak untuk menulis.. Dan jika boleh aku tambahkan, menulis adalah suatu kebebasan, asalkan menciptakan dunia yang positif, bukan sebaliknya :)

Salam hangat :)

Selasa, 19 Juni 2012

Asrama, Rumah Kedua

Tiba-tiba aja kepikiran buat nulis tentang asrama, semoga bermanfaat yah buat yang akan atau sedang menjalani kehidupan berasrama.

Aku sendiri baru aja menuntaskan yang namanya kehidupan berasrama itu sendiri, baru aja meninggalkan sarang: ASPI Van Lith Muntilan, yang letaknya di kaki gunung Merapi. Asrama ini khusus buat para cewek sejati, ngga boleh cowok, atau yang setengah".. haha Kecuali buat anjing peliharaan suster, atau buat bapak-bapak yang ambil bagian dalam pemeliharaan lingkungan asrama, dan menjaga kita.. hehe

Nah, para pembaca sekalian, hidup di asrama itu susah susah gampang gampang *relatifseimbang.. Tergantung bagaimana kita beradaptasi dan mengambil sikap aja.. Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan:
  1. Siapkan mental, anggap semua 'sentilan' kecil dari para kakak, sebagai bahan kalian untuk membuat 'pondasi' selama hidup diasrama nantinya.. Hargai itu, dan tetaplah menjadi seorang yang tegar *bukankeraskepala
  2. Jaga Sikap,
    Berdasarkan pengalaman yah, pas awal-awal masuk, siswi yang masih 'anak bawang' ini, alias polos, lugu, dan masih ngga tau apa-apa, bakal jadi target utama yang sering diamati sama si mbak-mbak kakak kelasnya.. Nah, untuk menghindari hal-hal yang ngga ngenakin.. Lebih baik, menjadi seorang alim untuk sementara waktu:
    • Jaga sopan santun, ini hal yang wajib banget..
    • Sadar diri, jadi sebaiknya jangan sok kenal sok dekat dulu yah, jangan berlebihan
    • Jadilah seorang penurut, masa orientasi ngga usah terlalu kritis
    • Ramah, berusahalah menjadi seorang yang ramah yang sewajarnya
    • Jadilah sedikit dewasa, kadang kala seseorang bisa aja menjadi ke kanak-kanakan kalau lagi terbawa emosi, sebaiknya jangan ketularan yah.. haha
    Ingat yah, kurang itu tidak baik, terlalu berlebihan juga tidak baik.
  3. Bangun Relasi, nah, sebagai pendatang, sebaiknya kamu mulai membangun relasi yang baik, jangan muluk-muluk, dimulai dengan hal kecil aja: berkenalan. Kalau kamu menemukan hal-hal yang kamu ngga ngerti, tanyakan aja dengan baik dan benar ke orang yang kamu percaya bisa bantu kamu..
Di atas tadi, hal-hal yang penting banget buat kamu pegang untuk mengawali kehidupan berasrama. Khususnya buat yang baru akan masuk SMA Pangudi Luhur Van Lith Berasrama yah.. Hehe Selamat menjalani OASE kalian.. Just enjoy it! :) Sekedar berbagi aja, ada pengalaman-pengalaman berkesan selama tiga tahun menjadi warga asrama, mungkin ngga dialami oleh mereka yang ngga non-asrama..
  •  Lima Bolu Ubi, ini adalah kisah yang terjadi pada masa-masa awal pasca-OASE Van Lith 2009.. Huaahhh, hari-hari itu adalah hari-hari kelaparan.. Soalnya, pas pertama masuk, semua makanan yang kita bawa dari rumah itu dikumpulin sama mbak mas panitia nya.. Jadi, begitu OASE selesai, kita otomatis ngga punya makanan lagi.. Alhasil, kita mencari stock makanan masing-masing yang masih tersisa.. Hebatnya, si empunya makanan, yang dengan egois memakannya sendiri, tapi makanan itu dibagiin ke teman-teman senasib sepenanggungan sekelaparannya.. haha.. Nah, apesnya, ngga bertahan beberapa hari, makanan itu habis.. HABIS.. benar-benar tak bersisa lagi, padahal selama satu bulan itu, kita sama sekali ngga boleh jajan, apapun.. Bahkan, komunikasi sama orangtua sendiri aja ngga boleh *satubulan .. Nah, dimasa kritis itu.. muncullah si mbakbaikhati yang seperti malaikat, membawa lima buah bolu ubi yang mereka ngga suka, tentu aja dengan senang hati kita MAU.. hahaha.. dan bayangkan, lima bolu ubi itu, dimakan oleh masing-masing empat anak tiap bolunya (kita ada 20 anak soalnya..) hehe :D Thanks for Mbak-mbak Unit Perpetua dan Felisitas
  • Curhat Tengah Malam, ini aku alami di tahun kedua, dan aku ngga pernah lupa malam itu.. Hal itu terjadi waktu masa-masa sulit yang dialami salah seorang temanku, awalnya aku ngga tau apa, tapi jelas banget terlihat kalau itu sangat membuatnya tertekan. Sampai suatu malam yang aku ngga sangka-sangka itu ada.. Waktu itu aku lagi nglilir alias terbangun tengah malam, dan aku mendapatinya dalam keadaan terjaga.. Dia menangis, dan datang ke bedku, dan disanalah cerita itu mengalir.. Aku ngga akan lupa dengan apa yang ia ceritakan ke orangtuanya dini hari itu, bagaimana ia melawan kegelisahannya, dan memutuskan untuk mengambil jalan keluar.. : ') I'm proud of you, and thanks for that moment

  •  Diare dan Sabun Mandi, ini terjadi waktu aku menjadi salah seorang panitia kegiatan, hal ini adalah hal yang paling tidak mengenakkan.. Kali ini, jadikan aku sebagai salah satu subyek yang kecewa dengan si anak baru.. Hmm.. Waktu itu aku jadi seksi kesehatan, jadi aku menunggui mereka yang sakit, dan tidur di UKS.. Kegiatan ini dilaksanain di sekolah, dan sekitar pukul 03.19 (Juli 2011), aku dibangunin sama si adek yang kebelet boker.. ckck "Mbak ada sabun ngga?" Aduhh, sadar aja masih setengah-setengah nih.. "Hahh, sabun dek? buat apa? masih malam, kamu mau mandi?" aku heran.. "Ngga mbak, aku mau bokerrrrr .." "Aduh, ngga ada dek, emang harus pake sabun yah??" trus si anak cuma diam aja .. "Bentar deh.. " Bayangkan, seorang cewek, jalan mondar-mandir di area sekolah, jam 3 malam cuma buat boker si adek baru.. #serem jujur deh yah, aku takut waktu itu, soalnya panitia yang lain juga kagak ada yang hidup, alias udah tidur pulas semua.. #kecuali aku -,-
Sekian, salam hangat :)